Semarang, 7 Oktober 2026 — Menulis karya ilmiah tidak hanya membutuhkan ide yang baik, tetapi juga strategi dan keberanian untuk menuangkannya menjadi tulisan yang bernilai. Semangat inilah yang dihadirkan dalam Writing Camp: Memulai Menulis dengan Percaya Diri, kegiatan kolaborasi antara LPPM Universitas Katolik Soegijapranata (SCU) dan LPPM Universitas Sanata Dharma (USD) yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 24 September 2026.
Writing Camp menjadi ruang belajar untuk membekali peserta dengan keterampilan dalam mengembangkan ide, menyusun artikel ilmiah, sekaligus membangun kepercayaan diri untuk menghasilkan karya akademik yang berkualitas.
Kegiatan dibuka dengan kata pengantar dari Kepala LPPM Universitas Sanata Dharma, A. Prasetyadi, M.Si., Ph.D., serta Kepala LPPM Universitas Katolik Soegijapranata, Prof. Dr. Yustina Trihoni Nalesti Dewi, S.H., M.Hum. Kehadiran kedua pimpinan tersebut turut menegaskan pentingnya pengembangan kapasitas sivitas akademika melalui budaya menulis dan publikasi ilmiah.
Dua sesi utama menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. apt. Agustina Setiawati, M.Sc., Ph.D. dari Program Studi Magister Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma membawakan materi “Tips & Trick Menulis Artikel” dengan membahas strategi dalam mengembangkan dan menyusun artikel ilmiah. Sementara itu, Peter Ardhianto, S.Sn., M.Sn., Ph.D. dari Program Studi DKV, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata mengangkat topik “Teknologi untuk Penulisan Ilmiah”, yang memperkenalkan pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari proses penulisan akademik.
Lebih dari sekadar membahas teknis menulis, Writing Camp menghadirkan perspektif bahwa sebuah tulisan berawal dari ide yang perlu diasah, dikembangkan, dan diarahkan agar mampu memberikan dampak. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin siap mengolah gagasan menjadi karya ilmiah sekaligus lebih percaya diri untuk membawanya ke ruang publikasi akademik.
Kolaborasi SCU dan USD melalui Writing Camp menjadi langkah untuk terus mendorong tumbuhnya budaya akademik yang produktif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam penulisan ilmiah. 💜

